Die Fremde

Bagian pertama

Ia seorang pianis, terbaik yang pernah kulihat bermain secara langsung.Meski kami tak begitu dekat, namun saya selalu menunggunya bermain piano di aula setiap selesai jam pelajaran. Ia orang Jepang dengan kemampuan bahasa asing yang sangat lemah. Tidak inggris, Jerman apalagi. Satu-satunya bantuan komunikasi kami adalah bahasa isyarat yang saya tak bisa bayangkan rancunya karena lebih banyak salah paham. karena itu saya lebih senang mendengarnya bermain piano dibanding mengobrol dengannya. Rasanya sulit saya mengerti motifnya ke Jerman, namun cukup ia dan Tuhan yang mengerti.

Mariko, akhirnya berhasil kutebak namanya dari kesalah pahaman yang kesekian kali.
sang pianis yang abstrak.

Palu, 14 Februari 16.

Säm

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s